Power suply untuk st-by menggunakan MIP2H2 seperti gambar dibawah.
![[image%255B4%255D.png]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhzX88NiVcvnjLPxUOdrGFx_NQx4LBk4E8g40ppON0wV-1BmqNxHCq9banQFTHl5RftbfxIbk7o0u9TgocDALA0ykKMm_jPU-Un3iqHGYTqaohtVUVf8xPNwHEag817US5bo_WicmeW6rnb/s1600/image%25255B4%25255D.png)
Gambar.1
Tegangan sekunder digunakan untuk :- Tegangan st-by 3.3v untuk mother-board dari D6201 (cold chasis).
- Suply Vcc MIP2H2 dari D6104 pada hot chasis (untuk tegangan start sirkit ada didalamMIP2H dari pin-5).
- Suply Vcc CXA3810 dari D6105 pada hot chasis.
CXA3810 mempunyai fungsi ganda, yaitu sebagai :
- PFC driver (gambar.2).
- Power suply utama driver (gambar.3).
- AC detect sensor (gambar.4).
Ada 4 buah photocoupler, masing2 untuk :
- PH6101 -Kopel tegangan “AC det” dari hot chasis ke cold chasis
- PH6102 - Kopel umpan balik power suply st-by 3.3v
- PH6103 - Kopel kontrol “on-off” dari cold chasis ke hot chasis
- PH6301 - Kopel umpan balik power suply utama 12v dan 24v
SIRKIT PROTEK
Power suply ini mempunyai 3 buah sensor protek yang akan me-matikan kontrol power-on. Jika modul power suply mendapat perintah power-on dari main-board, maka pada basis Q6202 akan ada tegangan sekitar “0.3v”. Jika terjadi protek maka tegangan basis Q6202 ini akan menjadi “0v” (gambar.4).
- Over Voltage Protektor tegangan 24 - sensor zener D6205 (gambar.5a).
- Over Voltage Protektor tegangan 12v - sensor zener D6204 (gambar.5a).
- Protek 3.3v st by drops (sensor Q6204) – normal kolektor Q6204 adalah “0v” (gambar.5b).
- Protek dapat dilumpuhkan dengan men-short-kan C-E transistor Q6203.
Gambar.5a | Gambar.5b |
Pada modul power suply ini terdapat kontrol “on-off” tegangan 12v untuk Panel, yang dilakukan menggunakan ic Q6402 (gambar.6)
|
TROBELSHUTING
Power suply utama tidak kerja :- Cek pada konektor dari mother-board apa sudah mendapat tegangan pada pin Power-on (sekitar 2-3v) dari mother-board
- Cek basis Q6202 apa sudah ada tegangan sekitar 0.3v. Kalau tidak ada tegangan – berarti protek aktip bekerja atau ada komponen yang rusak.
- Cek apakah CX3810 sudah mendapat tegangan suply Vcc dari tranfo st-by (………pengukuran ground pada hot chasis)
- Cek apakah tegangan pada pin-24 sudah berubah menjadi “0v”
- Cek apakah tegangan pada elko besar telah naik menjadi sekitar 390v (………artinya PFC telah bekerja)
- Cek nilai serial resistor R6301 sampai R6305, atau mungkin ada kerusakan komponen pada pin Ac det input yang setengah short.
- Cek apakah sudah ada tegangan dari diode bridge D6303
Skematik lengkap dapat di download dari sini.
sumber:
marsonotv.blogspot.co.id
Matur suwon min...mantaff
ReplyDeleteMalam mas,, mau tanya nih,maklum baru belajar.
ReplyDeletePs lg saat stby output 12v ada.3,5v ada.5v jg ada.tpi pin Bl on gak ada tegangan.itu gimana ya mas?
Malam mas,, mau tanya nih,maklum baru belajar.
ReplyDeletePs lg saat stby output 12v ada.3,5v ada.5v jg ada.tpi pin Bl on gak ada tegangan.itu gimana ya mas?
Malam mas,, mau tanya nih,maklum baru belajar.
ReplyDeletePs lg saat stby output 12v ada.3,5v ada.5v jg ada.tpi pin Bl on gak ada tegangan.itu gimana ya mas?